Menteri Gus Ipul Beberkan Cara Jadi Murid Sekolah Rakyat: Tak Bisa Daftar Sendiri

- Penulis Berita

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarReal. Com, Jakarta – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan mekanisme pendaftaran bagi calon murid Sekolah Rakyat, program pendidikan yang digagas untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar mendapat akses pendidikan yang layak.

Dalam keterangannya, Gus Ipul menegaskan bahwa pendaftaran Sekolah Rakyat tidak dibuka secara umum. Seleksi dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Hanya anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah yang berhak mengikuti program tersebut

“Calon murid tidak bisa mendaftar sendiri. Data mereka akan diverifikasi langsung oleh Kementerian Sosial bersama dinas sosial daerah untuk memastikan tepat sasaran,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Jum’at (31/10/2025).

Ia menambahkan, setelah proses verifikasi lapangan selesai, nama-nama yang lolos akan ditempatkan di Sekolah Rakyat sesuai wilayah masing-masing. Program ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang menjadi prioritas dibawah Kepemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Namun, di satu sisi Gus Ipul mengakui bahwa implementasi program ini masih menemui sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah penolakan dari sebagian orang tua yang khawatir anaknya harus berpisah sementara untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Kami memahami ada kekhawatiran. Karena itu, tim kami memberikan waktu adaptasi bagi anak-anak dan orang tuanya. Kalau tidak cocok, kami carikan alternatif sekolah lain yang sesuai,” jelasnya.

Gus Ipul berharap program Sekolah Rakyat bisa menjadi langkah nyata dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan pendekatan pendidikan. Tak hanya memberi kesempatan belajar bagi anak-anak, program ini juga akan memberdayakan orang tua melalui pelatihan dan bantuan sosial produktif.

“Intinya, anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Jadi tidak hanya keluar dari kemiskinan, tapi juga mandiri,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lahirkan Banyak Inovasi, FKUB Harumkan Makassar Ditingkat Nasional
Jelang Musda KNPI Sulsel ke-XVI, Sudirman Sulaiman: Sukseskan Musda Kartini-Kartini Sulsel
Dari Aksi Nyata ke Amanah: Dg. Ngemba Resmi Maju sebagai Calon Ketua RW 05 Maccini Sombala
Terima Kunjungan FKUB Bantaeng, FKUB Makassar Perkenalkan Konsep Triasi Bangun Kerukunan Umat
Jelang Pemilihan RT/RW, Komandan Jiwa Muda Munafri Berikan Dukungan Kepada Kanvaser
Di Acara Dialog, Ketua FKUB Makassar Silaturahim Bersama Menag RI
Menguatkan Rekonsiliasi Bangsa, GP Ansor Sulsel Gelar Dialog Kepahlawanan Hari Pahlawan 2025
Majelis Taklim Marhaban Yayasan PGRI Makassar 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 14:36

Lahirkan Banyak Inovasi, FKUB Harumkan Makassar Ditingkat Nasional

Rabu, 26 November 2025 - 15:05

Jelang Musda KNPI Sulsel ke-XVI, Sudirman Sulaiman: Sukseskan Musda Kartini-Kartini Sulsel

Sabtu, 22 November 2025 - 14:30

Dari Aksi Nyata ke Amanah: Dg. Ngemba Resmi Maju sebagai Calon Ketua RW 05 Maccini Sombala

Rabu, 19 November 2025 - 08:29

Terima Kunjungan FKUB Bantaeng, FKUB Makassar Perkenalkan Konsep Triasi Bangun Kerukunan Umat

Rabu, 19 November 2025 - 02:38

Jelang Pemilihan RT/RW, Komandan Jiwa Muda Munafri Berikan Dukungan Kepada Kanvaser

Sabtu, 15 November 2025 - 08:57

Menguatkan Rekonsiliasi Bangsa, GP Ansor Sulsel Gelar Dialog Kepahlawanan Hari Pahlawan 2025

Jumat, 14 November 2025 - 09:54

Majelis Taklim Marhaban Yayasan PGRI Makassar 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

Rabu, 12 November 2025 - 02:29

Pemuda Manggala Serukan Pilih RT/RW Berkualitas

Berita Terbaru